WARTAPOLRI.COM – LAMPUNG TIMUR –Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Desa Braja Harjosari,kecamatan Braja Selebah,Kabupaten Lampung Timur menjadi sorotan. Pasalnya, beberapa lembaga PKBM diduga manipulasi data Dapodik, dengan menambahkan jumlah siswa demi mendapatkan dana Bantuan Oprasional Pendidik (BOP) Sabtu 16/09/2023.

Pemerintah yang saat ini telah menyalurkan dana hibah BOP dengan sangat pantastis besar ke pendidikan nonformal PKBM, dari APBN maupun APBD, untuk lebih sejahtrakan siswa-siswi menuju pendidikan yang lebih tinggi, diduga di jadikan ajang (KKN) demi meraup keuntungan besar segelintir oknum tertentu.
Menanggapi banyak indikasi lembaga PKBM yang lakukan tipulasi data Dapodik, dengan manipulasi jumlah siswa demi mendapatkan dana Bantuan Oprasional Pendidik (BOP) tersebut.
Wakil Pimpinan Direktorat Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara ( DLPK-N) Kabupaten Lampung Timur Herman mengatakan, dugaan manipulasi data Dapodik bisa yang berujung terjadinya indikasi korupsi dana BOP nonformal bagi yayasan PKBM yang ada di Kabupaten Lampung Timur.
“Ini menyangkut hak warga negara yang tidak berkesempatan menikmati pendidikan formal karena masalah ketiadaan dana, lantas ketika negara memberi pembiayaan kenapa biaya untuk rakyat tidak mampu itu dikemplang oleh oknum – oknum tersebut” kata Herman.
DLPK-N ,akan menyuarakan masalah ini ke instansi terkait dan minta dinas terkait bertanggung jawab di Kabupaten Lampung Timur, jika tidak di respon kami akan bawa masalah ini ke tingkat Provinsi atau bahkan Nasional,” tegas Kordinator DLPK-N Lampung Timur.
Sebelumnya, seperti pantauan awak media dan rekan saat melakukan investigasi, pada Sabtu 09/09/2023 kemarin, sekira pukul 10.00 WIB, dilokasi PKBM Darul Quran, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, yang terindikasi tipulasi data dapodik serta pintu ruang pada tertutup dan tidak di temukannya kegiatan kelompok belajar (Kejar) paket A, B, maupun C, meskipun menurut data, anggaran untuk menyelenggarakan sudah di kucurkan oleh pemerintah.
Diketahui menurut data yang didapat, PKBM Darul Quran telah melaporkan ke Dapodik jumlah siswa laki-laki 24 dan perempuan 27 orang, dengan 2 guru dan untuk Tendik 1.
Untuk Data sekolah atau Data Rapor PMP Kepsek tidak ada, oprator tidak ada.
Menanggapi hasil pantauan dilokasi dan informasi adanya dugaan tipulasi data Dapodik awak media mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Pengurus PKBM Darul Quran yaitu Ryando Wahyu Hidayat dengan No HP 082180****94 Tersebut, tidak ada respon yang diterima.
Data PKBM Darul Quran penerima dana BOP Menurut data PKBM penerima dana BOP, PKBM Darul Quran melaporkan ke Dapodik, dengan jumlah 2 guru, Tendik 1, ruang kelas 3, siswa laki-laki 24, perempuan 27 orang, dan jumlah Perpus 1 (Satu). (ATs/Red).

