WARTAPOLRI.COM – LAMPUNG TIMUR |
Sosok pengusaha muda dari Desa Taman Cari Purbolinggo,Lampung Timur memulai bisnis dari melanjutkan usaha loakan atau barang bekas suku cadang kendaraan roda dua dan roda empat milik orang tua nya.Minggu (09/06/2024),
Ditangan Yusril Ihza usaha tersebut berkembang pesat hingga mendapat orderan dari berbagai daerah di Indonesia.
Berbekal hobi ber-olah raga sepak bola dan futsal Yusril Ihza tergerak untuk membangun gedung futsal bertaraf nasional, pembangunan gedung tersebut juga di dukung oleh warga sekitar yang merasa bangga dengan kehadiran gedung futsal termegah di Lampung Timur.
saat dikonfirmasi awak media digedung futsal tersebut yang terletak di Dusun Satu desa Taman Cari managemen UCIL FUTSAL CENTER Mustamirudin mewakili Yusril Ihza memaparkan
,
“Gedung ini berukuran 26X35 meter dengan fasilitas Dua Lapangan Futsal berlantai karpet,
Toilet,Kantin,tempat parkir roda dua”,tutur Kak Mus sapaan akrab nya.
“pembangunan saat ini sudah mencapai 80 persen di perkirakan bulan Juli telah selesai dan langsung akan di resmikan”,Sambungnya
“Pembangunan gedung ini menelan biaya kurang lebih Dua Milyar Rupiah dengan menggunakan dana pribadi,dan Alhamdulillah pembangunan hampir selesai.”Pungkas kak Mus.
Masih menurut kak Mus “Gedung ini di bangun rencana ke depan sebagai bisnis dan sekaligus bisa mencetak prestasi generasi muda di bidang olah raga futsal
melalui UCIL FUTSAL CENTER di tingkat Daerah dan tidak menutup kemungkinan berprestasi di tingkat Nasional.”tutup kak mus mengakhiri obrolannya.
Ditempat terpisah awak media menemui beberapa warga sekitar gedung salah satu nya Patah sebagai atas nama warga sekitar.
“Saya sebagai warga Taman Cari merasa bangga dengan kehadiran gedung Futsal Center,yang akan membawa nama baik di kancah olah raga futsal tingkat Daerah khususnya di tingkat Kabupaten Lampung Timur”,
“Sesuai dengan semboyan MENS SANA IN CORPORE SANO (di dalam jiwa yang kuat terdapat tubuh yang sehat),agar generasi muda kita kuat dan sehat dengan rajin ber-olah raga dan melanjutkan estafet pembangunan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.”Tutpnya,Mengakhiri keterangan nya sambil berkelakar.
Tim/Red.

